Jumat, 04 Oktober 2013

15 RAHASIA KEAJAIBAN KAABAH YANG PERLU DIKETAHUI


Berikut 15 perkara merupakan keajaipan yang kurang diketahui ramai tentang struktur Kaabah dari sudut sains :

1. Mekah adalah kawasan yang mempunyai graviti paling stabil.

2. Tekanan gravitinya tinggi, dan di situlah berpusatnya bunyi-bunyian yang membina yang tidak boleh didengar oleh telinga.

3. tekanan graviti yang tinggi memberi kesan langsung kepada sistem imun badan untuk bertindak sebagai pertahanan daripada segala serangan penyakit.

4. graviti tinggi = elektron ion negatif yang berkumpul di situ tinggi.

5. Apa yang diniatkan di hati adalah gema yang tidak boleh didengar tetapi boleh dikesan frekuensinya. Pengaruh elektron menyebabkan kekuatan dalaman.kembali tinggi, penuh bersemangat untuk melakukan ibadat, tidak ada sifat putus asa, mahu terus hidup, penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah.

6. Gelombang radio tidak boleh mengesan kedudukan Kaabah.

7. Malah teknologi satelit pun tidak boleh meneropong apa yang ada di dalam Kaabah. Frekuensi radio tidak mungkin dapat membaca apa-apa yang ada di dalam Kaabah kerana tekanan graviti yang tinggi.

8. Tempat yang paling tinggi tekanan gravitinya, mempunyai kandungan garam dan aliran anak sungai di bawah tanah yang banyak. Sebab itulah jika bersembahyang di Masjidilharam walaupun di tempat yang terbuka tanpa bumbung masih terasa sejuk.

9. Kaabah bukan sekadar bangunan hitam empat persegi tetapi satu tempat yang ajaib kerana di situ pemusatan tenaga, graviti, zon magnetisme sifar dan tempat yang paling dirahmati.

10. Tidur dengan posisi menghadap Kaabah secara automatik otak tengah akan terangsang sangat aktif hingga tulang belakang dan menghasilkan sel darah.

11. Pergerakan mengelilingi Kaabah arah lawan jam memberikan tenaga hayat secara semula jadi daripada alam semesta. semua yang ada di alam ini bergerak mengikut lawan jam, Allah telah tentukan hukumnya begitu.

12. Peredaran darah atau apa saja di dalam tubuh manusia mengikut lawan jam. Justeru dengan mengelilingi Kaabah mengikut lawan jam, bermakna peredaran darah di dalam badan meningkat dan sudah tentunya akan menambahkan tenaga. Sebab itulah orang yang berada di Mekah sentiasa bertenaga, sihat dan panjang umur.

13. Manakala bilangan tujuh itu adalah simbolik kepada tidak terhingga banyaknya. Angka tujuh itu membawa maksud tidak terhad atau terlalu banyak. Dengan melakukan tujuh kali pusingan sebenarnya kita mendapat ibadat yang tidak terhad jumlahnya.

14. Larangan memakai topi, songkok atau menutup kepala kerana rambut dan bulu roma (lelaki) adalah ibarat antena untuk menerima gelombang yang baik yang dipancarkan terus dari Kaabah. Sebab itu lah selepas melakukan haji kita seperti dilahirkan semula sebagai manusia baru kerana segala yang buruk telah ditarik keluar dan digantikan dengan nur atau cahaya yang baru.

15. Selepas selesai semua itu barulah bercukur atau tahalul. Tujuannya untuk melepaskan diri daripada pantang larang dalam ihram. Namun rahsia di sebaliknya adalah untuk membersihkan antena atau reseptor kita dari segala kekotoran supaya hanya gelombang yang baik saja akan diterima oleh tubuh.


"Semoga dengan serba sedikit perkongsian ini dapat memberikan kita manfaat bersama
إن شاء الله

Rabu, 02 Oktober 2013

Cara Melupakan Mantan

Cara melupakan mantan merupakan salah satu bentuk proses kedewasaan seseorang dalam menyikapi kehidupan duniawi yang begitu sarat liku-liku kehidupan. Tidak bisa dipungkiri terkadang hidup yang dilakoni ini tidaklah semulus dan seindah seperti apa yang dibayangkan. Malahan bisa jauh dari kenyataan dan kerap menjadikan trauma yang berkepanjangan. Gara-gara hal sepele dalam urusan asmara, orang bisa menutup diri karena merasa pribadinya rapuh dan mengalami pukulan batin, trauma karena dikhianati, bahkan ada yang lebih ekstrim untuk mengakhiri hidup dengan cara yang kurang terpuji. Bunuh diri.


Cara Melupakan Mantan Pacar yang Disayangi

Menurut sumber data dari Komisi Nasional Perlindungan Anak di Jakarta, pada tahun 2012 ada 37 kasus bunuh dari, 50% diantaranya karena mengalami patah hati. Sungguh ironis sekali melihat catatan kelam tersebut. Seharusnya masa remaja mudanya dapat dioptimalkan sebaik mungkin dengan terus berkarya dan berprestasi di lingkungan masyarakat ataupun studi. Bukannya mengambil jalan pintas yang sangat dikutuk oleh agama manapun. Seperti yang diserukan dalam agama Islampun mengecam akan bahayanya dosa akibat bunuh diri, digolongkan sebagai dosa yang tak terampuni dengan ancaman neraka.



Sebagian orang menganggap jalinan kasih di masa lalu sebagai memori terindah dalam potret kehidupan manusia. Secara tidak langsung menjadikan masa lalu itu sebagai bagian dari secuil perjalanan hidup sekarang. Bisa juga merupakan kenangan yang pahit atau manis, yang mau tidak mau juga mempengaruhi cara seseorang dalam menghadapi emosi yang ada. Efek masa lalu terkadang datang menghantui. Kemungkinan dulu seorang pernah dikhianati, sekarang menjadi seorang yang cenderung tertutup dan tidak percaya diri. Ada juga yang dulu mendapatkan trauma fisik menjadikan pribadi yang mudah emosi serta memiliki ketakutan yang berlebihan Begitu pula dengan seorang yang merasa terpukul akibat diputus cinta kini akan sulit membuka hati untuk memulai hubungan baru. Karena takut mengalami kejadian yang serupa. Trauma sakit hati jatuh pada lubang yang sama. Sehingga diperlukan suatu proses pendewasaan sikap serta mental baik untuk bangkit. Yakni dengan berpikir positif mengambil cara melupakan mantan tentunya dengan ketulusan hati.

Pikiran positif akan mendorong seseorang untuk lebih berpikir realitis dalam hidup. Tidak terjebak dan berkubang dalam tragisnya masa lalu. Permasalahan hidup bukan untuk selalu disesali apalagi ditangisi secara percuma. Melainkan harus diperjuangkan hingga mencapai perjuangan keluar dari kemelut permasalahan. Serta akhirnya berhasil menjadi pribadi baru yang tangguh dan memiliki kekuatan baru menata hidup lebih baru. Kedengarannya sungguh mengagumkan. Berkat perjuangan mengatasi segala kepedihan dan luka hati dari masa lalu, mungkin ada baiknya mencoba menerapkan cara melupakan mantan seperti berikut :

1. Carilah teman atau orang yang dipercaya
Cara yang bisa membuat hati seseorang lebih nyaman dan lega dikarenakan ada sokongan mental berikut kehadiran teman atau sahabat. Dengan begitu semua uneg-uneg atau kepedihan hati bisa disharing bersama-sama. Curhat terhadap orang yang dipercaya mampu meringan beban masalah hidup.
2. Putuskan Jalinan Komunikasi
Dengan putus kontak atau tidak berusaha berkomunikasi lagi tentulah akan lebih memudahkan hati dan pikiran untuk tidak terus memikirkan sang mantan. Baik juga untuk membuang semua baik daftar nomor telpon dan jejak di media sosial.
3. Selalu tanamkan pikiran positif
Prinsip baik ini akan membantu seseorang lebih bersikap matang dan melihat kenyataan yang terjadi. Setiap masalah sebisa mungkin dihadapi dengan hati yang sabar dan tulus iklas. Dengan begitu mudah mengambil hikmah terbaik dari masalah yang terjadi.
4. Melakukan beragam kegiatan
Secara tidak langsung dengan melakukan banyak kegiatan rasa kehilangan itu perlahan-lahan akan hilang dengan sendirinya. Aktifitas yang sibuk dapat memulihkan waktu yang terasa hampa. Dengan aktif seperti menekuni hobi travelling, mendaki gunung atau menjadi sukarelawan sosial.
5. Menuliskan diari
Menuliskan perasaan hati merupakan hal yang efektif dalam mengusir kepenatan hati. Menulis dalam buku diari seperti mewakili curahan isi hati dan perasaan.
6. Membuat daftar
Sekiranya masih terbayang-bayang dengan sosok mantan yang sangat digandrungi, ada baiknya membuat daftar mengenai catatan keburukan yang pernah ada. Sehingga terbuka kesempatan hati untuk kehadiran kekasih yang baru tanpa harus membandingkan dengan mantan.

Demikian beberapa cara melupakan mantan dengan ketulusan hati. Diharapkan seseorang mampu belajar menerima setiap masalah sebagai kenyataan hidup meskipun begitu menyakitkan. Semoga dengan niat penuh ketulusan bisa saling memaafkan. Segeralah bangkit dan mulai songsong kehidupan yang lebih baru dan menyenangkan

Sejarah kota Singkawang



Awalnya Singkawang merupakan sebuah desa bagian dari wilayah kesultanan Sambas, Desa Singkawang sebagai tempat singgah para pedagang dan penambang emas dari Monterado. Para penambang dan pedagang yang kebanyakan berasal dari negeri China, sebelum mereka menuju Monterado terlebih dahulu beristirahat di Singkawang, sedangkan para penambang emas di Monterado yang sudah lama sering beristirahat di Singkawang untuk melepas kepenatannya dan Singkawang juga sebagai tempat transit pengangkutan hasil tambang emas (serbuk emas). Waktu itu, mereka (orang Tionghoa) menyebut Singkawang dengan kata San Keuw Jong (Bahasa Hakka), mereka berasumsi dari sisi geografis bahwa Singkawang yang berbatasan langsung dengan laut Natuna serta terdapat pengunungan dan sungai, dimana airnya mengalir dari pegunungan melalui sungai sampai ke muara laut. Melihat perkembangan Singkawang yang dinilai oleh mereka yang cukup menjanjikan, sehingga antara penambang tersebut beralih profesi ada yang menjadi petani dan pedagang di Singkawang yang pada akhirnya para penambang tersebut tinggal dan menetap di Singkawang.
Pembentukan Kota Administratif Singkawang

Kota Singkawang semula merupakan bagian dan ibukota dari wilayah Kabupaten Sambas (UU Nomor 27 Tahun 1959) dengan status Kecamatan Singkawang dan pada tahun 1981 kota ini menjadi Kota Administratif Singkawang (PP Nomor 49 Tahun 1981). Tujuan pembentukan Kota Administratif Singkawang adalah untuk meningkatkan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan secara berhasil guna dan berdaya guna dan merupakan sarana utama bagi pembinaan wilayah serta merupakan unsur pendorong yang kuat bagi usaha peningkatan laju pembangunan. Selain pusat pemerintahan Kota Administratif Singkawang ibukota Sambas juga berkedudukan di Kota Singkawang.
Pembentukan Pemerintah Kota Singkawang
Singkawang, 2007

Kota Singkawang pernah diusulkan menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Singkawang yaitu melalui usul pemekaran Kabupaten Sambas menjadi 3 (tiga) daerah otonom. Namun Kotamadya Daerah Tingkat II Singkawang belum direalisir oleh Pemerintah Pusat, waktu itu hanya Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Bengkayang yang disetujui, sehingga wilayah Kota Administratif Singkawang menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Bengkayang (UU Nomor 10 Tahun 1999), sekaligus menetapkan Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Sambas beribukota di Sambas.

Kondisi tersebut tidaklah membuat surut masyarakat Singkawang untuk memperjuangkan Singkawang menjadi daerah otonom, aspirasi masyarakat terus berlanjut dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Sambas dan semua elemen masyarakat seperti: KPS, GPPKS, Kekertis, Gemmas, Tim Sukses, LKMD, para RT serta organisasi lainnya. Melewati jalan panjang melalui penelitian dan pengkajian terus dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Barat maupun Tim Pemekaran Kabupaten Sambas yang dibentuk dengan Surat Keputusan Bersama antara Bupati Sambas dan Bupati Bengkayang No. 257 Tahun 1999 dan No. 1a Tahun 1999, tanggal 28 September 1999, serta pengkajian dari Tim CRAIS, Badan Petimbangan Otonomi Daerah. Akhirnya Singkawang terwujud menjadi Daerah Otonom berdasarkan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Singkawang, diresmikan pada tanggal 17 Oktober 2001 di Jakarta oleh Menteri Dalam Negeri dan otonomi Daerah atas nama Presiden Republik Indonesia.
Pembagian Administratif

Singkawang memperoleh status kota berdasarkan UU No. 12/2001, tanggal 21 Juni 2001. Berdasarkan Perda Kota Singkawang Nomor 1 Tahun 2003 tentang Perubahan desa menjadi Kelurahan di Kota Singkawang dan Perda Nomor 2 Tahun 2003 tentang Pembentukan dan Perubahan Nama Kecamatan di Kota Singkawang sesuai dengan ketentuan tersebut di atas, terdapat 5 (lima) kecamatan dan 26 (dua puluh enam) kelurahan, yakni:

Singkawang Barat, 4 (empat) kelurahan, yaitu:

Kelurahan Pasiran,
Kelurahan Melayu,
Kelurahan Kuala, dan
Kelurahan Tengah.

Singkawang Utara, 7 (tujuh) kelurahan, yaitu:

Kelurahan Sei Garam Hilir,
Kelurahan Naram,
Kelurahan Sei Bulan,
Kelurahan Sei Rasau,
Kelurahan Setapuk Kecil,
Kelurahan Setapuk Besar, dan
Kelurahan Semelagi Kecil

Singkawang Selatan, 4 (empat) kelurahan, yaitu:

Kelurahan Sedau,
Kelurahan Sijangkung,
Kelurahan Pangmilang, dan
Kelurahan Sagatani.

Singkawang Timur, 5 (lima) kelurahan, yaitu:

Kelurahan Sanggau Kulor,
Kelurahan Pajintan,
Kelurahan Nyarungkop,
Kelurahan Bagak Sahwa, dan
Kelurahan Mayasopa.

Singkawang Tengah, 6 (enam) kelurahan, yaitu:

Kelurahan Roban,
Kelurahan Condong,
Kelurahan Sekip Lama,
Kelurahan Jawa,
Kelurahan Sei Wie, dan
Kelurahan Bukit Batu.

Geografi

Dengan luas wilayah 504 km², Singkawang terletak di wilayah khatulistiwa dengan koordinat di antara 0°44’55,85” - 1°01’21,51"LS 108°051’47,6”-109°010’19”BT.

Batas-batas wilayah Kota Singkawang adalah:
Utara Kecamatan Selakau Kabupaten Sambas
Selatan Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Bengkayang
Barat Laut Cina Selatan, Laut Natuna, Samudra Pasifik
Timur Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang

Kamis, 01 Agustus 2013

Amalan penghapus dosa di bulan Ramadhan

Di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini, Allah Ta’ala melimpahkan ampunan-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Ampunan tersebut tidak diberikan secara gratis. Ampunan tersebut bisa diraih hamba-hamba Allah selama mereka mau mengikuti petunjuk yang telah digariskan oleh Allah dan Rasul-Nya. Petunjuk Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan bahwa ampunan Allah akan turun saat seorang hamba yang beriman melaksanakan amalana-amalan khusus, dengan penuh keikhlasan dan sesuai tuntunan syariat Islam. Di antara amalan-amalan khusus tersebut adalah:

1. Taubat nashuha, yaitu taubat yang sungguh-sungguh dan tulus.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ
Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kalian kepada Allah dengan taubat nashuha, niscaya Rabb kalian akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kalian dan memasukkan kalian ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (QS. At-Tahrim [66]: 8)

2. Berwudhu sesuai dengan tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam.

«مَنْ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِي هَذَا، ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ لَا يُحَدِّثُ فِيهِمَا نَفْسَهُ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»
Barangsiapa berwudhu seperti wudhuku ini, lalu ia shalat dua raka’at (dengan khusyu’) tanpa berbicara dengan dirinya sendiri (memikirkan hal selain shalat, edt), niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. (HR. Bukhari no. 159 dan Muslim no. 226)
«مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ خَرَجَتْ خَطَايَاهُ مِنْ جَسَدِهِ، حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ تَحْتِ أَظْفَارِهِ»
Barangsiapa berwudhu dan memperbagus wudhunya, niscaya dosa-dosanya akan keluar dari tubuhnya, sampai keluar dari bawah kuku-kukunya. (HR. Muslim no. 245)

3. Memperbanyak langkah ke masjid untuk menunaikan shalat berjama’ah dan ibadah-ibadah lainnya.

4. Menunggu datangnya shalat berikutnya seusai melaksanakan shalat.

«أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللهُ بِهِ الْخَطَايَا، وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ؟» قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللهِ قَالَ: «إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ»
“Maukah aku tunjukkan kepada kalian hal-hal yang dengannya Allah menghapuskan dosa-dosa dan meninggikan derajat?” Para sahabat menjawab: “Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda: “Menyempurnakan wudhu atas hal-hal yang tidak disukai (cuaca dingin, kondisi sakit, edt), banyak melangkahkan kaki ke masjid dan menunggu shalat usai shalat. Itulah yang disebut ribath. (HR. Muslim no. 251)

5. Membaca doa setelah adzan.

«مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ الْمُؤَذِّنَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، رَضِيتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا، غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ»
Barangsiapa membaca doa berikut ini seusai mendengarkan adzan:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، رَضِيتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا
Aku bersaksi bahwa tiada Ilah Yang berhak diibadahi selain Allah, Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya. Aku telah ridha Allah sebagai Rabbku, Muhammad sebagai rasulku dan Islam sebagai dienku
niscaya dosa-dosanya diampuni.  (HR. Muslim no. 386)

6. Melaksanakan shalat wajib lima waktu

” أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا، مَا تَقُولُ: ذَلِكَ يُبْقِي مِنْ دَرَنِهِ ” قَالُوا: لاَ يُبْقِي مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا، قَالَ: «فَذَلِكَ مِثْلُ الصَّلَوَاتِ الخَمْسِ، يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الخَطَايَا»
“Bagaimana pendapat kalian apabila ada sebuah sungai di depan pintu rumah salah seorang di antara kalian, sehingga ia mandi di sunagi tersebut lima kali setiap harinya. Apakah hal itu masih menyisakan daki pada dirinya?” Para sahabat menjawab: “Tidak akan meninggalkan sedikit pun daki pada dirinya.” Beliau bersabda: Demikian itulah perumpamaan shalat wajib lima waktu, dengannya Allah menghapuskan dosa-dosa. (HR. Bukhari no. 528 dan Muslim no. 667)

7. Shalat berjama’ah di masjid

«مَنْ تَوَضَّأَ لِلصَّلَاةِ فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ، ثُمَّ مَشَى إِلَى الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ، فَصَلَّاهَا مَعَ النَّاسِ أَوْ مَعَ الْجَمَاعَةِ أَوْ فِي الْمَسْجِدِ غَفَرَ اللهُ لَهُ ذُنُوبَهُ»
Barangsiapa berwudhu dengan sempurna untuk melaksanakan shalat, kemudian ia berjalan kaki menuju shalat wajib, sehingga ia melaksanakan shalat wajib tersebut bersama masyarakat, ata berjama’ah, atau di masjid, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya. (HR. Muslim no. 232)

8. Melaksanakan shalat Jum’at

«الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ، وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ، وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ، مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ»
Shalat wajib lima waktu, shalat Jum’at ke shalat Jum’at berikutnya, dan puasa Ramadhan ke puasa Ramadhan berikutnya akan menghapuskan dosa-dosa di antara kedua waktu tersebut, selama ia menjauhi dosa-dosa besar. (HR. Muslim no. 233)

9. Melaksanakan shaum (puasa) Ramadhan

«مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»
Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan karena keimanan dan mengharapkan pahala di sisi Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760)

10. Melaksanakan qiyam Ramadhan (shalat tarawih dan witir)

«مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»
Barangsiapa melakukan shalat malam Ramadhan (tarawih dan witir) karena keimanan dan mengharapkan pahala di sisi Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759)

11. Melaksanakan qiyam Ramadhan (shalat tarawih dan witir) pada malam lailatul qadar

«مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»
Barangsiapa melakukan shalat malam (tarawih dan witir) pada malam lailatul qadar karena keimanan dan mengharapkan pahala di sisi Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. (HR. Bukhari no. 2014 dan Muslim no. 760)
Inilah sebagian kecil amal shalih yang bisa menghapuskan dosa-dosa kita di bulan Ramadhan. Wallahu a’lam bish-shawab.

Rabu, 31 Juli 2013

Amalan Kesukaan Rasulullah SAW di bulan Ramadhan




AMALAN yang menghidupkan Ramadan ialah memperbanyakkan sedekah kerana sikap bermurah hati pada Ramadan adalah dituntut. Ibn Abbas melaporkan: "Rasulullah adalah orang yang paling dermawan dan beliau lebih dermawan lagi pada Ramadan ketika Jibril menemuinya lalu membacakan padanya al-Quran." (Hadis riwayat Bukhari)
Membaca al-Quran
Disunatkan memperbanyakkan bacaan al-Quran pada bulan Ramadan kerana ia bulan al-Quran seperti firman Allah yang bermaksud: "... bulan Ramadan yang padanya diturunkan al-Quran, menjadi petunjuk bagi sekalian manusia dan menjadi keterangan yang menjelaskan petunjuk dan (menjelaskan) perbezaan antara yang benar dengan yang salah." (Surah al-Baqarah, ayat 185)
Malaikat Jibril sentiasa bertadarus al-Quran dengan Nabi SAW setiap hari sepanjang Ramadan. Para salaf mendahulukan bacaan al-Quran daripada ibadah lain. Sebahagian salaf khatam al-Quran dalam masa tiga hari, sebahagiannya tujuh hari dan 10 hari pada Ramadan.
 
Saidina Uthman bin Affan khatam al-Quran setiap hari pada Ramadan. Imam Zuhri berkata apabila tiba Ramadan, "Sesungguhnya Ramadan itu bulan membaca al-Quran dan menyediakan makanan untuk orang berpuasa."

Memberikan makan kepada orang yang berbuka puasa.
Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: "Sesiapa yang memberikan makan kepada orang yang berpuasa, maka baginya seperti pahala (orang yang berpuasa) dalam keadaan tidak berkurung sedikitpun dari pahala orang yang berpuasa itu." (Hadis riwayat Ahmad, Tirmizi, Ibn Majah dan ad-Darimi)
Qiamullail
Disunatkan berjaga malam secara berjemaah pada bulan Ramadan iaitu solat terawih dan waktunya di antara solat Isyak hinggalah terbitnya fajar. Nabi sangat gemar mendirikan malam pada bulan Ramadan.
Rasulullah bersabda yang bermaksud: "Sesiapa menghidupkan Ramadan dengan keimanan dan pengharapan pahala daripada Allah Taala, maka akan diampunkan segala dosanya yang terdahulu."
(Hadis riwayat Bukhari)
Solat tarawih
Solat tarawih adalah solat khusus yang hanya dilakukan pada Ramadan. Solat tarawih, walaupun dapat dilaksanakan bersendirian, umumnya dilakukan secara berjemaah di masjid. Di sesetengah tempat, sebelum solat tarawih, diadakan ceramah singkat bagi menasihati jemaah.
Mengerjakan umrah
Perkara disunatkan pada Ramadan adalah mengerjakan umrah berdasarkan sabda Baginda SAW yang bermaksud: "Umrah pada Ramadan (pahalanya) sama dengan (pahala) mengerjakan haji atau mengerjakan haji bersamaku." (Hadis riwayat Bukhari)
Zakat fitrah
Zakat fitrah dikeluarkan khusus pada Ramadan atau paling lambat sebelum selesainya solat sunat hari raya. Setiap Individu Muslim yang berkemampuan wajib membayar zakat fitrah. Nilai zakat fitrah adalah satu gantang makanan ruji atau setara dengan 2.7 kilogram beras. 
 


RAMADHAN BULAN PENUH RAHMAT DAN AMPUNAN




Allah SWT Berfirman :

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
(QS.Al-Baqarah :183)

Bulan Ramadhan merupakan bulan berkat, bulan rahmat, bulan keampunan serta punya banyak kelebihan. Bagi tujuan menyuburkan rasa tanggungjawab dan rasa ingin menambahkan ibadah bagi mencari keredhaan Allah sepanjang Ramadhan ini, dibawa beberapa hadis yang menceritakan mengenai kelebihannya.

Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
Apabila telah tiba Ramadhan, dibuka pintu-pintu syurga dan ditutup semua pintu neraka dan diikat semua syaitan.(HR Imam Bukhari,Muslim, Nasa'i,Ahmad-Baihaqi )

Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
Siapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan niscaya akan diampuni  segala dosanya yang telah lalu.(HR Imam Nasa'i, Ibn Majah, Ibn Hibban dan Baihaqi-)

Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
Setiap amalan anak Adam baginya melainkan puasa maka ia untuk-Ku dan Aku akan membalasnya. Dan puasa adalah perisai, maka apabila seseorang berada pada hari puasa maka dia dilarang menghampiri(bercumbu) pada hari itu dan tidak meninggikan suara .Sekiranya dia dihina atau diserang maka dia berkata : Sesungguhnya aku berpuasa demi Tuhan yang mana diri nabi Muhammad ditangan-Nya maka perubahan bau mulut orang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari qiamat daripada bau kasturi, dan bagi orang berpuasa dua kegembiraan yang mana dia bergembira dengan keduanya apabila berbuka dia bergembira dengan waktu berbukanya dan apabila bertemu Tuhannya dia gembira dengan puasanya.(HRBukhari,Muslim, Nasa'i,Ahmad, Ibn Khuzaimah,Ibn Hibban - Baihaqi)

Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berbuka puasa maka dia memperoleh pahalanya, dan pahala bagi yang (menerima makanan) berpuasa tidak dikurangi sedikitpun (HR Tirmidzi)

Diriwayatkan daripada Sahl bin Sa'd R.A daripada
Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :  yang maksudnya:
'Sesungguhnya di dalam syurga terdapat satu pintu yang disebut Ar-Rayyan yang mana pada hari Kiamat orang-orang yang berpuasa masuk daripadanya (dan) tidak seorangpun selain mereka memasukinya. Dikatakan: 'Dimanakah orang-orang yang berpuasa?' Maka mereka pun berdiri (untuk memasukinya), tidak ada seorang pun selain mereka yang memasukinya. Apabila mereka telah masuk maka pintu itu ditutup sehingga tidak ada seorang pun yang masuk dari padanya.' (HR Bukhari)

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah R.A daripada Rasulullah SAW bersabda: Maksudnya: 'Segala amal kebajikan anak Adam itu dilipat-gandakan pahalanya kepada sepuluh hinggalah ke 700 kali ganda. Allah berfirman: 'Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku memberikan balasan (pahala) kepadanya, (kerana) dia(orang yang berpuasa) telah meninggalkan syahwat dan makan minumnya kerana Aku.' (H.R Muslim)

Diriwayatkan daripada Abu Sa'id Al-Khudri R.A, aku mendengar Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :Maksudnya:'Barangsiapa yang berpuasa sehari pada jalan Allah nescaya Allah akan menjauhkan mukanya dari api neraka (sejauh perjalanan) 70 tahun.' (HR Bukhari)


Dari Ibnu 'Umar RA, katanya Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda: 'Carilah malam qadar itu pada sepuluh malam yang akhir bulan Ramadhan.Jika kamu lelah, maka janganlah dilewatkan pada tujuh malam yang masih tinggal.' (HR Muslim)


Dari Abdullah bin Umar RA. bahwa Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda
:'Puasa dan Al Qur'an memberi syafaat kepada hamba Allah pada hari kiamat. Puasa berkata, 'Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya makan minum dan memenuhi syahwatnya pada siang hari, maka perkenankanlah aku memberi syafaat baginya.' Dan Al Qur'an pun berkata, 'Aku telah menghalanginya tidur pada malam hari, maka perkenankanlah aku memberi syafaat baginya.' Lalu syafaat keduanya diterima Allah.'( H.R Ahmad)

Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
 'Di dalam bulan Ramadhan umatku diberi lima perkara yang tidak pernah diberikan kepada umat-umat sebelumnya:

1. Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kesturi.

2. Para malaikat selalu memintakan ampunan untuk mereka hingga mereka berbuka.

3. Setiap hari Allah menghias syurga-Nya sambil berkata,
'Hamba-hamba Ku yang soleh ingin melepas beban dan penderitaannya dan mereka rindu untuk memasukimu.'

4. Pada bulan ini diikat syaitan-syaitan yang derhaka sehingga mereka tidak berleluasa mencapai apa yang dapat dicapainya pada bulan lain.

5. Mereka diampuni oleh Allah Azza Wa Jalla pada malam yang terakhir dari bulan itu. Para sahabat bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah itu malam Lailatul Qadar?' Beliau menjawab, 'Tidak, karena orang yang bekerja itu akan dipenuhi upahnya manakala sudah menyelesaikan pekerjaannya.' (H.R Ahmad)

Dari Jabir RA bahwa Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
'Puasa itu perisai yang dipergunakan seorang hamba untuk membentengi dirinya dari siksaan neraka.' (HR Ahmad)

Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda:
Sahur itu seluruhnya berkat, karena itu janganlah kamu meninggalkannya walaupun hanya dengan seteguk air, karena Allah dan malaikat-Nya memberi salawat kepada orang-orang yang makan pada waktu sahur. (H.R Ahmad)

Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
'Tiga doa yang sangat mustajab, doa orang yang puasa, doa orang yang di zalimi dan orang yang musafir.' (H.R Ahmad, Bukhari, Abu Dawud & Tirmidzi)

Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
'Tidurnya orang yang puasa tetap dalam ibadat dan diamnya dianggap tasbih
dan amalnya dilipat gandakan dan doanya mustajab dan dosanya diampunkan.'
(Riwayat Al Baihaqi)

Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
'Puasa itu bagaikan perisai, maka apabila seseorang kamu berpuasa, jangan berkata kotor dan jangan berkata kasar. Jika seseorang mencacinya atau menyerangnya maka hendaklah dia mengatakan. Aku ini puasa.' (Sahih Bukhari)

*.•♥♥• Mutiara Hikmah By:Admin "Bidadari Dunia Mencari Cinta Sejati-Nya" •♥♥•.*

Semoga paparan ini dapat membuka minda kita ....
Merebut peluang ke'emasan yang ada dibulan Ramadhan kali ini....
Embun suci di pagi hari, hati yg bersih ‘kan lahir kembali. ...
Bulan ramadhan t’lah menanti, bersihkan diri menghadap Ilahi....
Seiring terbenam Mentari di akhir Sya’ban ...
Tibalah kini bulan Ramadhan "Bulan Penuh berkah ....
Pesan ini sebagai ganti jabat tangan ....
Tuk memohonkan maaf dari kekhilafan ....

Ya ALLOH ……

Perkayalah kami Semua ini dengan keILMUan ...
Hiasi hati kami dengan keSABARan ...
Muliakan wajah kami dengan keTAQWAan ...
Perindalah fisik kami dengan keSEHATan ...
Serta terimalah amal ibadah kami dengan kelipat gandaan ....
Karena hanya Engkau Dzat penguasa sekalian alam ....

Marilah sambut Bulan Ramadhan ini dengan Hati yang Khusyu ...
Semoga Bulan Ramadhan ini bisa Menambah Keimananan & Ketaqwaan kita kepada-Nya. ...

" Tiada kemenangan tanpa Dzikrullah ....
" Tiada amal tanpa keikhlasan ...
" Tiada ampunan tanpa maaf dari sesama Insan ...

,,,,,,,, Marhaban Ya Ramadhan ,,,,,,,,
......Mohon maaf lahir dan bathin…...

* Marhaban yaa Ramadhan *
" Selamat Menunaikan ibadah Bulan Suci Ramadhan "Bulan Penuh Rahmat dan Ampunan "